TOKEK EKOR SETAN HARGANYA JUTAAN RUPIAH.. Hewan Dengan Kamuflase Yang Menakjubkan

 

Tokek ekor setan.

Ikan yang habitat alaminya berada di sekitar batu karang ini, merupakan predator yang sangat ahli dalam berkamuflase dengan lingkungan tempat tinggalnya, han ini disempurnaya lagi dengan fakta bahwa Ikan Batu mampu berdiam diri tanpa melakukan pergerakan apapun selama berjam-jam untuk menunggu mangsanya yang berupa udang-udang kecil lewat di hadapanya, lalu hap! dalam sepersekian detik Ikan Batu akan melahap mangsanya. selain di kenal karena kemampuanya dalam berkamuflase ikan ini juga di kenal sebagai ‘Mimpi buruk’ bagi para penyelam, Ikan ini konon di kenal memiliki racun yang sangat berbahaya dan merupakan ikan palin beracun di dunia, kombinasi dari racun dan kemampuan berkamuflasenya ini membuat para penyelam selalu di peringatkan agar tak sembarangan menyentuh karang di laut, untuk menghindari bahaya dari Ikan yang satu ini.

Hewan yang sepintas terlihat seperti daun yang sudah mengering ini memiliki nama ilmiah Uroplatus Phantasticus, hewan khas yang dapat kita temukan di Madagaskan ini sangat ahli dalam menyembunyikan diri dari para pemangsa, dengan bersembunyi di antara daun-daun kering atau pun batang pohon, hal ini semakin di sempurnakan dengan kelopak mata dari hewan ini yang transparan sehingga dia tetap bisa melihat walau matanya terpejam dan tanpa takut terkena debu yang terbawa angin di hutan, Tokek Daun atau masyarakat lokal biasa menyebutnya Tokek ekor Setan, tak hanya menggunakan kemampuan berkamuflasenya untuk menghindari pemangsa, binatang nokturnal (aktif di malam hari) ini juga menggunakan kemampuan kamuflsaenya untuk berburu serangga-serangga kecil yang merupakan makanan utamanya pada saat malam hari.

Jika kamuflase biasanya di lakukan dengan menyatukan diri semirip mungkin dengan lingkungan sekitar baik itu daun, ranting, tanah dan bebatuan, maka berbeda dengan hewan unik yang satu ini, namanya adalah Ulat Hemeroplanes triptolemus, ulat ini sejatinya merupakan larva dari ngengat Hemeroplanes triptolemus, selain di kenal sebagai hewan yang sangat berhati-hati dan sulit untuk dilihat, untuk melindungi dirinya semasa menjadi ulat, hewan ini memodifikasi tubuhnya hingga terlihat sangat mirip dengan ular pohon berbisa, dengan penampakanya yang seperti ini tentu akan membuat para poemangsanya berfikir berkali-kali untuk memangsanya, bagi kalian yang penasaran dengan ulat ini, kalian bisa melihatnya di negara Costa Rica, Belize, Mexico, Guatemala dan juga seluruh Amerika Tengah juga Guyana

Serangga yang telah ada sejak 40 juta tahun lalu ini terlihat sangat mirip dengan daun, dengan tubuh yang tipis dan cenderung agak melebar, disertai kaki-kaki yang juga terlihat seperti daun, dengan bentuk fisiknya seperti ini serangga yang biasa tinggal di hutan ini dapat berkamuflase dengan daun-daun yang ada di pohon, Serangga Daun merupakan anggota keluarga dari Phylliidae hewan yang biasa aktif di malam hari ini, tergolong serangga pemakan daun yang bergerak dengan sangat lambat, dengan membolak-bailkan tubuhnya seperti sebuah daun yang tertiup angin, seangga yang pertama kali di temukan oleh seorang sarjana bernama Antonio Pigafetta ini juga di ketahui tak memiliki Timpaniun sehingga serangga unik ini tak bisa menghasilkan suara. Dengan semua itu rasa-rasanya predator dari serangga akan sulit untuk bisa membedakan mana Daun yang asli dan mana Serangga Daun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *